serasa kembali ke cerita dongeng yang pernah aku baca di majalah Bobo masa silam.
ini benar2 pesta rakyat yang nyata! bukan hanya di dongeng2 :)
sangat bahagia menjadi saksi sejarah ini ^_^
Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah, si mantu Pak Sultan, gagah tampan.
sangat persis seperti gambaran otak SDku dulu :)
dan ragil Pak Sultan pun sangat anggun, Gusti Kanjeng Ratu Bendoro atau GRAj Nurastuti Wijareni, tak ubah layaknya lukisan di otak masa silamku yang hidup. :)
Megah. Elegan. Spektakuler. WOWWW !
Entah kata apalagi yang dapat menggambarkan 'mbarang nggawe' Pak Sultan ini.
1. Kraton Wedding kali ini akan berlangsung selama empat hari empat malam, di mulai sejak 16 Oktober hingga 19 Oktober 2011 yang resepsi pernikahannya akan digelar di Kepatihan, tempat tinggal Patih Danurejo yang kini sudah berubah fungsi menjadi Kompleks Kantor Gubernur Provinsi DIY.
2. Dalam prosesi pertama Kraton Wedding, kedua calon mempelai nyantri di Masjid Panepen yang terletak di dalam kompleks Kraton Yogya. Prosesi tersebut disebut Mujahadah.
Dalam prosesi tersebut, Mas Ubay dan Jeng Reni (sapaan akrab calon mempelai) akan menempa batin dengan agama serta mendapat wejangan seputar agama.
3. Dalam acara kirab pengantin, kedua mempelai akan menaiki kereta pusaka yang dikenal dengan Kereta Kyai Jongwiyat. Kereta ini beratap terbuka dan beroda empat. Kereta Kyai Jongwiyat adalah peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan saat ini disimpan di Museum Kereta di Jl Rotowijayan, Yogyakarta.
4. Dalam siraman yang berlangsung Senin (17/10/2011) di Sekarkedhaton, wanita yang hadir harus memakai kebaya tangkeban tanpa plisir dan sanggul tekut. Aturan tersebut harus dipenuhi.
5. 18 perias dilibatkan dalam Kraton Wedding. 18 perias tersebut terdiri dari 14 perias wanita dan empat perias laki-laki. Tienuk Riefki, perias pengantin tradisional langganan selebriti kembali dipercaya pihak Keraton Yogyakarta merias kedua calon mempelai.
6. Seluruh prosesi Kraton Wedding akan didokumentasikan menjadi sebuah film dokumenter berdurasi sekitar satu jam. Proses pembuatan film dokumenter pernikahan adat keraton ini sudah dimulai sejak Juli 2011.
7. Sekitar 200 angkringan gratis akan disajikan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta pada 18 Oktober mendatang. Angkringan tersebut disediakan oleh warga Yogyakarta sebagai wujud rasa bahagia dari rakyat untuk keraton yang sedang menggelar pesta pernikahan.
Layak disebut "Royal Wedding"-nya Yogyakarta bukan ? :)
Walau penuh sesak. Berjubel. Lautan manusia tiba-tiba ada di 0 kilometer.
tapi tak mengubah rasa banggaku menjadi salah satu dari berjuta manusia disana :)
Aku bangga hidup di tanah ini hampir 10 tahun :)
Aku bangga berada di kota ini :)
Kota dimana aku menggapai cita dan mengukir cinta.
:)
Selamat berbahagia buat keluarga besar Pak Sultan Hamengku Buwono X.
Buat Mas Ubay dan Jeng Reni. Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrohmah.
Aamiiin Ya Robbal'alamiin.
#love
Tidak ada komentar:
Posting Komentar